1. Dekat dengan market
2. Gampang terlihat (viewable) : lokasi yang strategis dan gampang dilihat akan mempermudah menarik customer dan meminimalisir biaya promosi
3. Traffic : arus lalu lalang orang/kendaraan
4. Akses : arus lalu lintas 1 arah/2arah, apakah letak tokonya pada sisi orang pulang/berangkat beraktifitas.
5. Sharing area/monopoli area : untuk sharing area,berarti harus siap bersaing dengan toko sejenis/kometitor tetapi keuntungannya kita masuk pada area yang sudah pasti marketnya.
Sedangkan untuk monopoli area,berarti kita harus mengeluarkan biaya ektra untuk promosi tetapi keuntungannya kita akan lebih leluasa karena tidak ada kompetitor.
6. Biaya sewa : untuk lokasi yang strategis otomatis harganya lebih mahal.
7. Legalitas
8. Lingkungan sekitar : apakah toko yang akan kita dirikan mendukung dengan lingkungan sekitar seperti untuk distro,lebih cocok dideretan usaha warnet,game,cofe dan tidak cocok dideretan bengkel,toko bangunan dll.
Ini foto usaha ritel yang saya impikan :)
Lokasi Rumahku Berkah Buat Ritelku
Lokasi menjadi sebuah hal yang sangat berperan besar pada
sebuah rencana bisnis. Dari lokasi pun kadang menimbulkan ide-ide baru untuk
memulai usaha,dalam dunia usaha memang ga ada kata baku seseorang harus memulai
dari ini dan itu untuk berhasil. Sebuah bisnis yang kita impikan tidak serta
merta harus selalu langsung terwujud
perlu sebuah lompatan atau batu pijakan untuk menggapai usaha yang akan
kita capai. Saya mempunya impian dan ide
sebuah toko untuk memajang hasil kerajinan tangan sendiri (handmade ) . Ketrampilan
itu saya dapatkan sewaktu saya bekerja di Hongkong . Saya memang sangat
menyukai hal-hal yang berbau kerajinan tangan . Entah mengapa sejak kecil saya
menyukai hal-hal yang unik-unik ,saya berpikir bagaimana cara membuatnya dan sangat
kagum dengan hasil kerajinan tangan apapun itu. Tidak jarang setiap kali saya mampir ke sebuah toko kerajinan
tangan saya betah untuk berlama-lama disitu dan terkadang sampai lupa waktu . Namun
ketika saya pulang ke Tanah Air, tepatnya tinggal di desa, tempat dimana ingin memulai usaha yang saya impikan . ternyata
untuk memulai usaha handmade sepertinya perlu pijakan dulu untuk mempersiapkan
semua itu. setelah saya mempelajari teori
efektuasi,sayapun memutuskan untuk
sementara akan memanfaatkan lokasi yang sudah ada untuk usaha jajanan.
Memang ini keluar dari sebuah kotak dari beberapa
orang-orang yang telah sukses pada dunia usaha dimana ketika kita menginginkan
sesuatu itu kita harus fokus satu ide untuk usaha yang kita impikan, jangan
bermacam-macam usaha. Tetapi ketika saya melihat lokasi yang ada disekitar,
sayapun berpikir untuk usaha yang memang pas di lokasi yang saya tempati. Lokasi
yang saya tempati ini dekat dengan sebuah sekolah dasar dan persis
ditengah-tengah desa yang dekat dengan kantor kelurahan ,masjid dan lapangan
bola. Dan letaknya pun cukup strategis ditepi jalan raya yang menghubungkan
antar desa dan jalur menuju kota kecamatan, juga lokasinya terletak di bagian
tengah desa sehingga mudah dijangkau dari banyak arah dari blok-blok perumahan
yang ada dan diapit oleh Kantor Administrasi desa dan Sekolah Dasar ini dapat memberi peluang pasar yang baik.
Lokasi yang yang seperti ini untuk usaha handmade memang ada
peluang,tetapi untuk usaha ini perlu disiapkan segala sesuatunya lebih matang
seperti melatih karyawan untuk membantu membuat tas handmade yang ingin aku
pasarkan karena tanpa karyawan atau seseorang yang bisa membantu untuk bisa
membuat tas kerajinan dari tali aku akan kerepotan untuk memenuhi permintaan
pasar. Dan rencananya untuk memanfaatkan pasar yang ada sekarang saya akan
memulai usaha dengan membuka “Warung SJ (Spesial Jajanan)” yang akan saya
dirikan di sebelah selatan halaman rumah menghadap ke Utara dan Jalan raya .
Kemudian karena letaknya strategis banyak dilalui kendaraan bermotor saya akan
membuka usaha jasa “Cucian Motor”. Dan untuk bagian tengah (bekas toko kelontongan)
rencananya saya akan merenovasinya menjadi toko kebutuhan sehari-hari berbentuk
seperti mini market dan sebelahnya saya akan buka Distro untuk fashion dan
handmade. Namun karena keterbatasan dana saya akan mengawali dengan Warung SJ dan Cucian Motor terlebih dahulu
sembari menularkan ilmu membuat tas handmade kepada saudara/tetangga yang masih
menganggur yang nantinya akan saya rekrut untuk bekerja sama dalam membuat tas
handmade saya. Baru setelah cukup modal saya akan membuka Distro hand made dan
Mini marketnya.Sehingga pada saat itu saya sudah memiliki pelanggan dan pasif
income dari usaha yang telah berjalan, dan hal ini akan mempermudah dalam hal
promosi ke pasar. Itulah rencana usaha yang ingin saya dirikan .
Menurut analisis SWOT
dari lokasi yang
saya miliki saat ini adalah :
Internal Origin :
Ø
Weaknesses/kelemahannya :kalau hanya mengandalkan pasar anak SD maka usahanya kurang berkembang dengan pesat, di lokasi pedesaan harus siap apabila banyak konsumen yang berhutang dulu, harus pandai berinovasi untuk membuat masakan yang bisa diterima oleh masyarakat sekitar.
External Origin :
Ø
Opportunities/peluangnya : lokasi ini bersebelahan dengan Sekolah Dasar sehingga cukup produktif untuk membuka usaha warung jajanan seperti yang saya rencanakan, dan untuk mengembangkan usaha maka membuat inovasi baru dengan tidak hanya mengandalkan pasar hanya anak SD dengan menyediakan menu nasi rames dan sayur matang untuk masyarakat sekitar dan pendatang yang mampir .
Ø Threats/ancamannya : sudah ada beberapa usaha yang sejenis sehingga harus siap bersaing dengan kompetitor di pasar yang sudah ada, belum begitu pandai dalam memasak berbagai menu yang akan disajikan, masih harus banyak survei pasar apa yang di inginkan dan disukai masyarakat sekitar untuk menu makanan yang akan disediakan.
Ø
Dan cara mengatasinya kekurangannya/kelemahannya : dengan
menyiapkan uang cadangan untuk keperluan usaha serta bisa
tegas menyetop jatah utangan dalam jumlah tertentu sehingga kita tidak
akan rugi bahkan bangkrut karena kekurangan modal ,membuat inovasi baru dengan menyediakan makanan lain di warung jajanan seperti nasi rames, harus banyak belajar untuk bisa menyediakan makanan yang lebih menarik konsumen.
W : Weaknesses (kelemahan)
O : Opportunities (kesempatan)
T : Threats (ancaman)
SWOT adalah : metode perencanaan strategis yang digunakan untuk mengevaluasi kekuatan,kelemahan,peluang dan ancaman.
Dan inilah foto-foto dari Analisis SWOT atas lokasi calon usaha saya nantinya :
Demikian yang telah saya pelajari semoga bermanfaat,terimakasih untuk semua yang telah membaca blog saya ini, ditunggu saran dan kritiknya :). Salam Entrepreneur !

Tidak ada komentar:
Posting Komentar