Jumat, 10 Mei 2013

PER Batch 2 Memberi Harapan Baru

Tak terasa ya, waktu berjalan begitu cepat ^.^, dan pembelajaran PER Batch 2 ini telah samapi di penghujung waktu. Rasanya 14 minggu adalah waktu yang begitu singkat, sungguh berat bila pembelajaran ini harus berakhir. Tapi kita sadar setiap ada awal tentu ada akhir, setiap ada pertemuan tentu akan ada perpisahan. Yang terpenting adalah bagaimana kita memanfaatkan dan mengamalkan apa yang telah kita pelajari dalam PER Batch 2 ini untuk benar-benar bisa meraih cita-cita dan impian kita menjadi seorang Entrepreneur :). PER Batch 2 memberi arti tersendiri bagi saya pribadi, semua kenangan manis dan suka duka dalam proses belajar dan mengerjakan tugas, persahabatan dengan semua teman dan para dosen yang akrab dan kental memberi moment indah tersendiri. Besar harapan saya walaupun kelas ini akan berakhir, namun persahabatan, hubungan baik dan silaturahmi diantara kita akan tetap terjalin !.


Tidak lupa saya ucapkan terimakasih kepada bapak dan ibu dosen yaitu wali kelas saya Bapak Teddy Saputra MBA, kemudian Bapak Nur Agustinus dan juga Ibu Poedjiati Tan yang telah memberikan bimbingan belajar baik berupa materi pembelajaran, motivasi, maupun diskusi selama PER Batch 2 ini berlangsung. Terimakasih untuk ilmu dan waktunya yang telah bapak dan ibu dosen berikan kepada kami semua siswa dan siswi PER Batch 2. Tidak ketinggalan juga ucapan terimakasih saya kepada para rekan Astor yang telah banyak membantu kami apabila mengalami kesulitan dalam pembelajaran, mereka selalu membantu dan menjelaskan kembali apa yang belum benar-benar kita pahami. Terutama untuk Astor saya Mba Sari Gunkid terimakasih atas waktu luangnya untuk saya.


Dengan mengikuti PER Batch 2 ini ada harapan baru dalam hidupku. Setelah mengikuti pembelajaran dari awal hingga menjelang akhir, banyak sekali yang saya dapatkan disini terutama tentang ilmu usaha ritel. Tanpa PER Batch 2 mungkin saya masih belum tau apa-apa tentang Entrepreneur. Di PER Batch 2 ini kita belajar tentang bagaimana kita melakukan kreatifitas dan inovasi dalam usaha/bisnis, tentang bagaimana kita menciptakan peluang, belajar tentang pemasaran, membuat Business Model Canvas (BMC), membuat website toko online usaha ritel , dan bahkan membuat video YouTube tentang bisnis online kita masing-masing yang sebelumnya saya sama sekali tidak bisa bahkan belum tau tentang semua itu :). Dan tanpa disadari banyak sekali hal positif yang saya dapat dari pembelajaran ini, seperti sikap lebih disiplin dalam kehidupan sehari-hari lebih saya rasakan dan jalankan saat ini, tidak lagi malu dan canggung dalam bermasyarakat, memiliki semangat yang tinggi dalam berusaha, apa yang belum saya bisa dan kesulitan yang saya hadapi saya anggap itu adalah sebuah tantangan yang membuat saya memiliki semangat untuk terus maju.  So... thank you so much for PER Batch 2 !.


Dan harapan saya bisa lulus dalam pembelajaran PER Batch 2 ini. Dan itu akan saya jadikan sebagai batu loncatan untuk bisa meraih cita-cita dan impian saya menjadi seorang Entrepreneur, saya akan terus berusaha dan berjuang untuk itu. Dengan ilmu yang telah saya dapatkan saya akan berusaha untuk bisa merealisasikan ke dalam usaha ritel yang telah saya buat dalam BMC.

Saran dan harapan saya, untuk pembelajaran PER Bath ini diharapkan untuk terus digalakan karena ini sangat memberi manfaat yang besar bagi kita semua. Diharapkan dengan PER Batch 2 dan PER Batch selanjutnya nantinya akan dapat melahirkan Entrepreneur baru yang akan bisa membuka lapangan kerja baru dan mengurangi tingginya tingkat pengangguran yang ada. Sehingga, negara kita akan menjadi negara maju dan mandiri yang memiliki Sumber Daya Manusia yang handal. Sehingga tidak perlu lagi kita mencari pekerjaan keluar negeri apalagi menjadi seorang BMI. Sekian dan terimakasih, Salam Entrepreneur :).

"Jangan pernah mengharapkan suatu hasil yang berbeda, kalau kita setiap hari masih melakukan hal yang sama. Dan ketahuilah kesuksesan yang kita raih adalah sebuah pilihan"

Jumat, 26 April 2013

JR#12 Akhirnya Aku Bisa

Dan inilah hasilnya....

Video Testimoni NinaZahra OnlineShop

Hari ini aku seneng banget, Akhirnya aku bisa sorak hatiku :) !
Tugas minggu ini adalah membuat video untuk mempercantik website toko online usaha ritel saya. Yang mana isinya adalah untuk menjelaskan profil usaha ritel online kita masing-masing yang nantinya akan di unggah ke YouTube. Ini adalah satu pengalaman pertama bagi saya pribadi.
Terus terang sebelumnya saya tidak tau menahu tentang membuat blog, video apalagi mengunggahnya menjadi video YouTube dan inilah pengalaman pertama saya.
Cukup menggelikan karena ternyata untuk bisa berbicara lancar didepan kamera bukan hal yang mudah bagi saya. Mungkin ada lebih dari 10 kali saya mencobanya, sempet belibet banyak kata-kata yang saya rancang tiba-tiba lupa. Ada juga kata-kata yang salah ucap/tidak jelas. Dari sini saya jadi mikir oh...ternyata jadi artis bukan pekerjaan ringan ya, saya aja yang ngomong cuma bentar harus "take ulang " berkali-kali hehehe... atau memang aku yang tidak punya bakat disini ya.... :) ?

Ya, saya memang dikenal sosok pendiam dan malu berbicara didepan umum. Tetapi alhamdulillah akhirnya saya bisa juga ngomong lancar. Ya, walau mungkin hasilnya kurang bagus tapi bagi saya ini adalah perjuangan saya dan saya bahagia karenanya :).
Semuanya belum selesai sampai disini, saya masih harus mengedit hasil video yang telah saya bikin . Ditambah dengan tulisan untuk memperjelas isi video, dengan animasi untuk mempercantik penampilan serta menambahkan music untuk bisa lebih menarik publik dan memberi makna lebih hidup pada video saya. Saya juga harus bisa mengatur volume musicnya maklum ternyata dalam pengambilan video, suara saya kurang keras hasilnya. Mungkin bagi mereka yang sudah tau dan berpengalaman dalam hai ini mengangap ini adalah hal yang mudah , namun bagi saya seorang pemula yang tidak tau apa adalah perjuangan yang cukup menyita waktu. Saya harus tanya sana-sini, saya juga harus menanyakan kepada "mbah google" itu istilah keren bagi kita-kita yang gaptek hehehe....

Dan akhirnya, aku bisa juga membuat video YouTube :) setelah sempet lupa makan dan mandi eh tau-tau udah jam 23.00 WIB dan videonya baru bisa saya selesaikan. Dan ternyata saya masih memiliki kesulitan memasang video YouTube di blog jurnal ini maupun blog toko online saya. Saya otak-atik, saya tanya mba Sari ko ya dijelaskan ga mudeng juga . Tapi alhamdulillah dari postingan temen-temen yang telah berhasil membuatnya mau share di facebook PER Bacth 2. Thank you ya friend penjelasannya :). Alhamdulillah saya coba tidak butuh waktu lama terus berhasil. Seneng banget, trimakasih saya ucapkan kepada Universitas Ciputra yang telah menyelenggarakan bimbingan belajar PER Bacth 2 ini.
Terimakasih kepada para Bpk dan Ibu Dosen atas bimbingannya, terimakasih pula kepada para Astor terutama mba Sari Gunkid yang selelu menjawab semua pertanyaan saya dan memberikan penjelasan dari setiap kesulitan yang saya hadapi walau saya kadang sering tulalit jadi ga mudeng-mudeng kalau dijelasin hehehe...
Pokoknya saya seneng deh ikut program PER Bacth 2 ini, mungkin tanpa itu saya masih tidak tau apa-apa tentang membuat blog pribadi,blog toko online apalagi video YouTube.
Akhirnya aku bisa ... bagaimana dengan teman-teman yang lain? Semoga juga sama dengan saya berhasil dan tentunya mencapai kasil yang diharapkan...kayao-kayao!!!
Dan Salam Entrepreneur...

"Lakukan sesuatu dengan hati dan senyum, maka Anda akan mendapatkan hasil yang maksimal"



Minggu, 21 April 2013

JR #11 Tes Pasar Toko Onlineku....

Tugas minggu ke 11 adalah membuat project pembelajaran dalam PER Batch 2 ini. Setelah membuat toko online kita disuruh melakukan tes pasar. Sebenarnya tugas ini sudah diberitahukan sejak tanggal 31 maret 2013 melalui pengumuman di facebook Group PER Batch 2 . Namun, karena saya sibuk memperbaiki website toko online saya kelupaan, dan baru saya coba lakukan tes pasar dengan serius setelah pemberitahuan ulang di umumkan. Selama ini saya hanya coba tawarkan ke temen-temen deket, mantan temen SMU dll. Dan sayapun tak sempat merekamnya. Membaca kembali pemberitahuan ulang tgl 15 Mei 2013 tentang tes pasar sempat membuat saya bingung.... aduh gimana ini? Apa lagi ternyata ada turn in nya di kelas EDMODO yang memang baru saya dapati :). Tetapi alhamdulillah... semua bisa dikerjakan tepat pada waktunya, walau mungkin hasilnya kurang begitu memuaskan. Tidak semua orang yang saya temui mau direkam akhirnya sayapun hanya bisa mencatat kesimpulan dari apa yang mereka katakan tentang product toko online saya.

Ternyata membuat sebuah usaha tidaklah semudah kita membalik telapak tangan. Kadang apa yang terjadi tidak seperti yang kita harapkan. Begitu juga dengan hasil tes pasar yang saya lakukan. Tapi tidak apa justru dari situlah saya tau apa yang menjadi kekurangan dari toko saya. Saya juga jadi tau ternyata berjualan di lingkungan masyarakat pedesaan tidaklah mudah dilakukan dengan sistem pembayaran "cash" terutama untuk pembelian seperti "busana muslim". Masyarakat pedesaan suka dan terbiasa melakukan pembelian dengan sistem cicilan tempo/sistem kredit. Jadi memang harus sangat dimaklumi ketika saya menawarkan product busana muslim mereka menolak, malah mengajukan usul untuk menjual dengan sistem cicilan tempo/kredit :(. Dan dari hasil tes pasar yang telah saya lakukan,tidak semua kalangan mau membeli product toko saya. Ternyata hanya merka dari kalangan menengah keatas yang mau membeli. Terutama mereka yang bekerja sebagai pegawai dan memiliki gaji ataupun mereka yang merupakan istri seorang pegawai. Tetapi ada yang sedikit menghibur hati saya untuk product bross banyak diminati oleh kalangan pelajar yang pingin tampil gaul dan remaja putri yang berjilbab, dan kalangan muda yang suka dan menghargai hand made.

Ya, itulah hasil dari tes pasar yang telah saya lakukan, setelah tau kekurangan product saya, saya berusaha memenuhi kekurangan yaitu dengan menjual model product baru yang harganya lebih terjangkau salah satunya dengan menjual bross dari bahan kain satin yang harganya lebih murah, diharapkan product saya ini lebih bisa dibeli consument :).



Dan untuk tes pasar secara online juga saya lakukan melalui jejaring sosial facebook, juga melalui WhatsApp responnya cukup baik dan ada beberapa yang membeli product saya, terutama mereka yang diluar negeri satu teman di Hongkong mau membeli bross cantik dari batu halus saya untuk putrinya yang ada di Indonesia. Satu teman di Malaysia juga membeli product bross saya... Alhamdullillah untuk harga mereka tidak keberatan. Dari sini saya semakin semangat untuk terus berbisnis online karena menjual product dengan mereka yang jauh di negara orang lebih mdah, mereka tidak berpikir panjang untuk membeli product kalu barangnya menarik mereka suka oke-oke aja. Itu juga karena faktor daya beli mereka jauh lebih tinggi dari pada mereka yang bekerja di Indonesia.

Terimakasih saya ucapkan kepada bapak, ibu Dosen atas bimbingan dan waktunya telah membimbing saya samapi saat ini. Terutama bpk wali kelas saya  Tedy Saputra yang selalu menyempatkan waktunya setiap sabtu malam pukul 23.00 WIB sampai dini hari untuk membuka kelas online dan memberikan bimbingan kepada kita semua di kelas B. Juga kepada bpk Nur Agustinus yang selalu menyempatkan waktunya untuk menjawab setiap kesulitan kami melalui group inbook dalam diskusi kelompok belajar kami, karena kondisi kami yang lebih mudah melakukan diskusi melalui inbook facebook dari pada online di kelas Edmodo karena siang kita setiap saat bisa online fb dengan ponsel dan itu lebih memudahkan diskusi kelompok saya yang anggoanya ada di Indonesia, Hongkong dan Malaysia. Saya senang bisa masih terus mengikuti PER Bacth 2 sejauh ini padahal kadang saya putus asa dan berpikir akan mengundurkan diri karena keadaan di Indonesia saya rasakan sangat berbeda dibandingkan ketika saya masih di Hongkong. Kalau di Hongkong semangatnya sangat besar setiap hari libur bisa ketemu dan belajar bersama itu memberi nilai tersendiri untuk terus memupuk semangat beajar. Tapi kalau di Indonesia dengan banyak problema yang dihadapi kita harus berjuang keras untuk terus memupuk semangat belajar kita agar tidak padam. Dan alhamdullilah untuk masalah koneksi Internet saya tidak mengalami kesulitan lagi seperti sebelumnya. Karena sekarang saya menggunakan jasa " Speedy dari Telkomsel" lancar banget ya walau tagihan bulananya cukup lumayan mahal he...he...he...!
Ya itulah yang bisa saya tulis untuk JR #11 , mungkin masih banyak kekurangan dalam hal menulis. Ditunggu saran dan kritiknya, Terimakasih dan Salam Entrepreneur ^.^".


Untuk semua teman-temanku di IPTEK - I ..."Ayo ayunkan langkah kita dan teruslah melangkah menuju perubahan yang lebih baik ,jagalah selalu kekompakan kita dan jangan pernah menyerah untuk meraih kesuksesan" Kayao...kayao!!!

Minggu, 31 Maret 2013

JR #10 Semakin Seru Deh.... !

Minggu ke 10 sudah mulai , hem.... tak terasa ya waktu berjalan begitu cepat . Ibaratkan kita sedang berlari, tak lama lagi kita akan sampai dipenghujung pembelajaran tepatnya 1 bulan lagi :) . Rasanya gimana ya... ya seneng, ya bingung karena tugas semakin berat dan susah ternyata hehehe... ! . Tapi kalau kita liat lagi, saya baca lagi blog pribadi ini dari awal pembelajaran saya ketawa-ketawa sendiri, malu pak karena tanpa disadari banyak hal yang seharusnya bisa aku lakukan dengan lebih baik tetapi malah saya semakin kendor semangatnya . Tapi aku tak ingin menyerah, katanya banyak temen-temen di angkatan PER Batch 1 yang pulang ke Indonesia tidak bisa bertahan untuk menyelesaikan pembelajaran, dan itu satu catatan yang harus saya garis bawahi " saya tidak ingin seperti mereka,saya pasti bisa dan harus bisa " . Ya walau saya akui sering sekali keputus asaan datang . Apalagi jika pas tugas susah, internet lemot, wah udah gak mood deh, tetapi saya selalu berpikir ulang lagi kenapa mereka saja bisa, saya tidak bisa? Itulah semangat yang selalu saya kobarkan "Jangan Menyerah" kata hati saya dan saya akan mencoba untuk tersenyum lagi sambil berucap .... "Saya Bisa" ^.^ !

Minggu ke 10 materinya adalah : "Online Ritel"
Disini kita diajarkan Cara Membuat Blog, kemudian bagaimana Cara Menggunakan Google Aralytic, Membuat Blog dengan Blogspot/Blogger dan mengetahui tentang Keuntungan Bisnis Ritel .
Untuk cara membuat blog bagi kami tidak begitu kebingungan karena ini telah diajarkan di awal pembelajaran untuk membuat blog pribadi seperti ini yang selalu update setiap minggunya sesuai dengan pembelajaran tiap minggunya . Tetapi disini kita dituntut untuk membuat blog baru yang merupakan blog untuk usaha ritel/ jualan online kita nantinya yang benar-benar akan/ sedang di jalankan sebagai tugas membuat website . Jadi kita harus bisa lebih kreatif lagi, blognya harus lebih menarik dan bagus lagi baik isi maupun tampilannya .

Ini adalah tantangan yang semakin seru, karena saya belum pernah jualan online sebelumnya . Tadinya saya bingung dan hampir menyerah tetapi setelah mengikuti diskusi saya mulai ada gambaran. Pertama saya harus menentukan usaha apa yang akan saya jalankan, apa passion saya? . Sesuai dengan saran yang diberikan oleh wali kelas saya Bpk Teddy " kalau kita tidak tau passion maka kita akan sulit melangkah" . Mengingat usaha warung jajanan saya tidak yakin saya angkat menjadi project dan bisnis online ,  maka saya menciptakan peluang lain dengan passion yang saya miliki. Kemudian saya membuat BMC nya terlebih dahulu dari situ saya tau dan lebih mantap untuk melangkah ke depan.Dan saya pun memberanikan diri untuk mencoba memasarkan produk saya pada halaman fb saya : http://www.facebook.com/fashionzahrana dan blog saya yang masih dalam proses pembuatan dan penyempurnaan : http://fashionzahrana.blogspot.com/ .
Selain itu saya harus banyak browsing internet untuk mendapatkan produk lain yang berkualitas dengan harga terjangkau untuk menambah produk toko online saya, karena tidaklah mungkin saya hanya menjual kerajinan kristik dan tas hand made anyaman dari tali kur hasil karya saya sendiri. Saya akan keteteran, karena saya butuh banyak waktu untuk membuat produk saya dalam stok yang banyak . Karena saya tau dalam jualan online, foto yang kita pasang itu harus ada barangnya jadi pelanggan tidak kecewa, dan dengan "good servis" maka itu akan menjadi value tersendiri dalam bisnis kita .

Dan saya semakin mantap dan bersemangat setelah mengetahui "Keuntungan Bisnis Online" yaitu :
  1. Tidak perlu kantor/toko
  2. Tidak perlu karyawan
  3. Tidak ada Atasan/Bos
  4. Kita tidak perlu stok barang
  5. Berjalan secara otomatis
  6. Tidak perlu perizinan (Akte, SIUP,TDP dll.)
  7. Tidak terikat tempat dan waktu
  8. Tidak perlu modal yang banyak
  9. Punya banyak waktu untuk keluarga dll.
Terimakasih saya ucapkan kepada Bpk Teddy selaku wali kelas saya di kls B atas kesabaran nya membimbing kami dan meluangkan banyak waktu untuk memjelaskan materi dan berdiskusi samapai malam sekali setiap minggunya .
Untuk Bpk Nur Agustinus juga terimakasih pak atas bimbingan selama ini dan waktunya untuk kami ... spesial yang paling menggembirakan bagi saya adalah kelonggaran waktu yang diberikan untuk "Tugas Minggu ke 9 ini" . Saya tidak akan menyianyiakan kesempatan ini dan memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya.
Demikianlah JR#10 saya mohon saran dan kritiknya , Salam Entrepreneur :) ! .




"Janganlah merasa tak mampu, Yang tak mampu hanyalah pecundang dan Mencoba itu lebih baik dari pada tidak sama sekali "

Selasa, 26 Maret 2013

JR #9 Tantangan Baru

Minggu ke 9 ini materi sudah diberikan oleh para dosen dan mereka sengaja memberikan waktu kepada kami 1 minggu untuk mempelajari dan mendalami materi terlebih dahulu . Baru minggu berikutnya di berikan tugas. Kami sempat bertanya-tanya ko belum ada tugas ya? eh ternyata materinya cukup sulit untuk dipahami, kami harus memperbanyak konsultasi kepada dosen dan mentor juga berdiskusi dengan kelompok belajar kami. Tantangan baru, ya saya sempat stress berat melihat tugas di minggu ke 9 ini yang cukup berat karena di dalamnya ada 3 tugas sekaligus yang harus dikerjakan yaitu : membuat rencana ritel yang merupakan project yang dilakukan oleh kita sendiri, BMC (Business Model Canvas) dan Website untuk project yang dijalankan .

Aku sudah semakin putus asa rasanya, apa yang harus aku lakukan ? aku memiliki usaha Warung Jajanan yang kecil dan sangat sederhana, produknya pun biasa-biasa saja, dan untuk aku ajukan sebagai project hati kecilku bertanya apa inovasiku untuk membuat warungku ini bisa dipasarkan lewat online ? Ternyata benar passion itu membawa dampak besar dalam menjalankan bisnis, setelah aku jalani hampir 3 bulan ini aku mulai jenuh dan tidak semangat dengan warungku . Dengan segala pertimbangan akhirnya aku putuskan untuk stir balik ke passionku semula dan aku menciptakan peluang yang ada yaitu dengan jualan online. Maka aku mulai survei di internet produk-produk hand made yang unik dan aku mencoba bekerja sama dengan produsennya . Aku juga mengembangkan lagi produk tas hand made dan sulam kristik yang aku miliki . Yah, walau karena itu aku mendapat muka masam dari ibu mertua karena banyak waktuku yang aku gunakan untuk survei di internet, membuat hand made dari pada mengurus warungku secara optimal . Tapi aku mencoba mengatasi dengan menjelaskan aku suka dunia ini, aku senang menjalankan ini dari pada menunggu pelanggan di warung yang belum tentu, yah mudah-mudahan kekecewaan ibu mertuaku segera membaik dan dia bisa memahami aku . Hehe,,, jadi curhat dilema nih :) .

Dan untuk materi minggu ke 9 kita belajar tentang BMC, jadi kita harus melukiskan rencana usaha yang akan / sedang kita jalankan. Dari sini kita akan lebih optimal dalam memulai suatu bisnis/usaha ritel karena kita tau :

  1. Customer Segments : siapa kelompok pelanggan yang kita bidik
  2. Value Preposition : solusi untuk pelanggan, nilai yang menonjol dari sebuah bisnis, pembeda dengan pesaing
  3. Channel : perpanjangan tangan, jalur distribusi, penjualan
  4. Customer Relationship : aktifitas untuk memperoleh, mempertahankan, dan memuaskan pelanggan .
  5. Revenue Structures : struktur pendapatan
  6. Key Resources : segala sumber daya yang diperlukan untuk menjalankan bisnis
  7. Key Activities : segala aktivitas yang penting dalam operasional untuk mendukung kesuksesan bisnis .
  8. Key Partnership : siapa partner bisnis kita ? siapa supplier kita ?
  9. Cos Structures : pengeluaran/biaya .
Itulah 9 componen yang ada dalam BMC, dengan menuliskan BMC dari usaha kita maka kita akan lebih tau kemana dan bagaimana bisnis kita kedepannya ;)

Selain mempelajari tentang BMC kita juga mempelajari tentang "Prosedur Mendirikan Toko Ritel Traditional dan Ritel Moderen" . Dari sini kita tau bahwa sebelum kita mendirikan sebuah toko ritel baik modern/traditional kita harus memenuhi syarat perundang- undangan sebagai berikut :

Toko Moderen :
  1. Mendirikan badan hukum untuk yang akan menjalankan toko moderen
  2. Izin Usaha Toko Moderen (IUTM)
  3. Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)
  4. Tanda Daftar Perusahaan (TDP)
  5. Izin Mendirikan Bangunan (IMB)
  6. Surat keterangan domisili perusahaan
  7. Surat tanda pendaftaran waralaba ( bila pendirian dilakukan melalui perjanjian waralaba)
  8. Izin gangguan
Begitu juga syarat untuk pendirian toko tradisional juga hampir sama. 
Terimakasih untuk bapak dosen yang telah memberikan materi sehingga menambah ilmu dan wawasan saya tentang dunia ritel, terimakasih untuk penjelasan dalam diskusi mengenai BMC yang sebagian dari kami tanpa penjelasan dari bapak dosen kami sulit untuk memahami :). Sekian dan terimakasih ,salam Entrepreneur ^.^".
"Mencoba tetap tertawa dan semangat dalam menghadapi tantangan untuk masa depan yang cemerlang"

Sabtu, 16 Maret 2013

JR #8 Menentukan Target Pasar Dalam Usaha Ritel

Minggu ke 8 kami mempelajari tentang "Pemasaran". Hari ini aku sibuk membaca ulang semua materi diminggu ke 8 karena aku harus segera menyelesaikan tugas minggu ini . Aku harus benar-benar mengerti dan memahami semua materi yang ada. Waktu aku masih duduk di bangku SMU aku sering belajar dengan sistem SKS (Sistem Kebut Semalam) dan hal ini akhir-akhir ini juga aku lakukan lagi :). Padahal aku tau kalau untuk hasil yang bagus ya kita harus rajin belajar, membaca dan memahami materi tentunya :) .
Ya moga ini cukup menjadi pembelajaran ke depannya untuk bisa lebih baik lagi dan tidak lagi mengulang kembali kesalahan yang sama. Sistem belajar jarak jauh memang harus lebih aktif dan mandiri kalau tidak tentu kita akan keteteran dan tertinggal jauh dari yang lainnya , hal itu aku sadari sepenuhnya . Tetapi kadang sering tergoda oleh keadaan dan rasa males yang kadang datang menyerang. Dan kalau sudah seperti itu aku harus mengingat kembali masa-masa ketika masih di Hongkong dimana aku harus berusaha membagi waktu dan lembur samapi tengah malam untuk belajar, sekarang seharusnya aku harus bisa lebih baik seharusnya .

Untuk bapak dan ibu dosen terimakasih bimbingannya dan materi-materi pembelajarannya sungguh sangat bermanfaat, banyak membuka wawasan baru tentang dunia bisnis/ritel yang belum saya ketahui sama sekali sebelumnya . Untuk kritiknya boleh ga pak soal quiznya jangan susah-susah banget ya :)hehe...? ko soalnya semakin kesini semakin sulit apalagi materinya banyak banget ;) .

STP ( Segmentasi, Targeting, Positioning) dibahas dalam minggu ke 8 ini.
  • Segmentasi : proses  melakukan pemilahan .
  • Targeting    : tentang siapa yang kita bidik menjadi target pasar kita .
  • Positioning : memposisikan produk kita dikenal/ada dibenak pelanggan atau dengan kata lain menciptakan kesan kepada peanggan .
Kita harus melakukan segmentasi karena kita tau tidak semua produk bisa diterima dan dikonsumsi oleh semua kalangan . Setelah itu kita harus menentukan target pasar kita apa produk kita cocok untuk kalangan anak-anak, remaja atau dewasa .
Tetapi tidak cukup sampai disini setelah tau target kita siapa kita masih harus melakukan segmentasi lagi yaitu melakukan pemilahan menurut kemampuannya .
Misalkan :
  • Untuk kelas atas : kemasan dan kualitas bagus .
  • Untuk kelas bawah dan menengah juga kita buat berbeda sesuai dengan kemampuan daya beli mereka.
Kemudian untuk place juga berbeda penempatannnya :
  • Untuk kelas atas : dijual ditoko-toko kelas premium
  • Untuk kelas menengah : ditoko atau pasar alakadarnya
  • Untuk kelas bawah : ditempat / toko yang terjangkau
Kemudian kita juga mempelajari tentang Marketing mix yaitu 4P dan 3P
4P meliputi :
  1. Price          : kita ketahui ada harga premium dan low
  2. Promotion : bisa dilakukan dengan direck mail
  3. Product     : mengenai deferensiasi yaitu apa keunggulan dari produk kita
  4. Place         : tentang tempat usaha kita misal untuk tempat yang kurang strategis kita lakukan sistem antar.
3P meliputi :
  1. Process : tentang standar operational
  2. People   : tentang SDM yaitu kita memiliki karyawan yang memiliki pelatihan (student training) . Misal untuk setiap karyawan bisa berbicara yang sama ketika mengangkat telpon dari custemer , semua kasir akan selalu mengucapkan terimakasih setelah selesai melayani pembayaran kepada setiap costemer yang telah membeli produk .
  3. Physical Evidence : dimana custemer merasakan apa bentuk pelayanan yang diberikan . Misalnya : dengan memberikan segelas air mineral kepada setiap pengunjung yang datang ke toko kita .
Setelah mempelajari materi ini pikiran saya mulai terbuka, saya mulai membayangkan dan merencanakan saya akan melakukan STP dalam usaha saya nantinya . Seperti keinginan saya ingin memiliki distro pakaian muslim dan menambahkan hasil kerajinan tangan saya nantinya maka, saya harus menentukan dulu siapa yang akan menjadi target pasar saya, dan saya harus bisa melakukan segmentasi untuk kalangan mana produk saya nantinya :) .
Ya ternyata banyak sekali yang harus kita ketahui dan persiapkan sebelum kita membuka sebuah usaha . Inilah catatan saya dalam JR #8 semoga bermanfaat, ditunggu juga saran dan kritiknya. Terimakasih, Salam Entrepreneur dan Sukses untuk semua ^.^".

Just do everything with your heart ^.^"

Jumat, 15 Maret 2013

JR #7 Inventori

Minggu ke 7 pembelajaran PER Bach 2 ini, kami mempelajari tentang "Persediaan". Dilihat dari temanya dapat kita tebak materinya mengenai inventori (kulakan barang) dalam bisnis ritel .
Minggu ke 7 ini, aku mencoba untuk menyemangatkan diri untuk lebih baik lagi dari minggu- minggu sebelumnya . Aku tak ingin menjadi pemalas, walau kemarin-kemarin sempet drop karena kondisi badan yang kurang fit tapi aku tak ingin terus menuruti keadaan . Semangat ini harus tetap aku pupuk, jadi inget nasehat mba Sari Gunkid yang wanti-wanti "Nina nanti kalau di Indonesia jangan sampai kendor ya semangat belajarnya" ;) . Dan memang banyak sekali kendala, dan kondisi yang kadang kurang mendukung . Terimakasih Bpk Nur Agustinus setelah membaca postingan bapak terus terang hati saya tergugah dan malu juga pada diri sendiri kebiasaan mengulur waktu samapai batas akhir adalah kebiasaan yang tidak baik dan kalau dibiarkan sangat berakibat fatal untuk diri saya sendiri .

Di minggu ke 7 ini kita dikenalkan dengan "kartu stock sebagai dokumen kendali persediaan" .
Prinsip kartu stock adalah : pergerakan transaksi keluar masuk satu item yang mengidentifikasi tipe transaksi (masuk dari supplier, masuk dari retur outlet, keluar ke outlet, keluar disposal/rusak, keluar untuk pemakaian tertentu dll. lengkap dengan jam transaksi , jumlah barang, keterangan tujuan/ asal barang) . Kartu stock juga mencegah permainan oknum gudang.

First Expired First Out (FEFO) yang berarti : entri pertama harus menjadi pertama kalinya dan menjadi prioritas keluar.
Dalam teori tentang perdagangan jangka aliran produk yang digunakan adalah FEFO dan LIFO.
LIFO berarti : barang yang terakhir kali masuk dan pertama kali keluar. Dalam hal ini yang banyak digunakan adalah FEFO.

Perencanaan Inventori (kulakan barang) merupakan komponen ke-2 dalam strategi baruan ritel.
Beberapa faktor yang perlu diperhatikan adalah :
  1. Prediksi penjualan produk.
          Ada 2 kata gori produk yang perlu diperhatikan oleh peritel adalah
  •  Fast moving product : barang yang memiliki perputaran cepat karena banyak  permintaan    dari konsumen .
  • Slow moving product : barang yang memiliki perputaran lambat / kurang laku.
     2.   Merek dan kualitas produk
     3.   Kombinasi produk
     4.   Waktu pemesanan produk
     5.   Tren pasar dan tren produk
Saya mencoba menerapkan dalam usaha warung jajanan saya sekarang, saya selalu berusaha untuk selalu memiliki persediaan yang cukup untuk jenis jajanan yang banyak diminta oleh konsumen (fast moving product) . Tetapi juga berusaha untuk tetap memperhatikan jenis jajanan lain untuk memperlengkap barang dagangan saya. Karena dilihat dari pengamatan selama ini tidak selamanya jenis jajanan "x" selalu menjadi fast moving product kadang konsumen juga menginginkan jenis jajanan baru karena mungkin faktor bosan dan ingin mencoba jenis jajanan baru ;)
Inilah Jurnal Refleksi diminggu ke 7 yang saya tulis, terimakasih kepada semua yang telah meluangkan waktunya untuk membaca catatan saya . Ditunggu saran dan kritiknya, Salam Entrepreneur :)









Selasa, 12 Maret 2013

JR #6 Pentingnya Cash Flow Dalam Usaha Ritel

Memasuki minggu ke-6 ini, saya mempelajari tentang "Cash Flow atau Arus kas, Belajar akuntasi dasar memahami debit dan kredit, Buku besar, dan Laporan laba rugi ". Ini memberi arti tersendiri pada diri saya, karena terus terang saya sangat kurang dalam hal akuntasi, sa'at saya masih duduk di bangku SMU kls 1 dan 2 pelajaran yang paling membuat saya setres adalah akuntasi .
Minggu ke 6 ini saya tidak bisa konsentrasi karena kondisi badan yang lemah, sempat beberapa hari tergeletak lemah dengan kondisi badan yang kurang fit, awalnya saya tidak tau kenapa tetapi setelah saya periksa ternyata saya akan menjadi seorang ibu :) . Ini memberikan kebahagiaan tersendiri tentunya karena ini adalah hal yang pertama bagi saya, akan tetapi dengan kondisi badan yang lemah cukup membuat saya keteteran untuk membagi waktu dan berkonsentrasi dalam mempelajari materi serta mengerjakan tugas esai,quiz dan membuat jurnal refleksi untuk setiap minggunya. Alhasil semuapun jadi tertinggal, jadi mohon ma'af kepada bapak Dosen kalau akhir-akhir ini saya sering tidak aktif dalam diskusi maupun yang lain, tetapi saya akan tetap berusaha untuk tidak menyerah mengikuti pembelajaran ini dan berusaha mengerjakan tugas tepat pada batas waktu yang telah ditentukan :) . Terimakasih atas toleransinya .

Pengelolaan Arus kas (Cash Flow) sangat diperlukan dalam usaha ritel untuk mengetahui perputaran uang yang masuk dan keluar serta untuk menghindari terjadinya "kas kosong" tiba-tiba tanpa kita sadari. Disini saya juga belajar mengenai teori TUWAGAPATMA = wakTU,WAng,tenaGA secara tePAT dan heMAt dalam mengelola usaha ritel. Selain itu juga menerapkan teori "Strategi Istri Teladan" dimana kita harus bisa mengelola belanja bulanan yaitu : tidak boleh terjadi antara pendapatan = pengeluaran, kita juga harus bisa menabung,dan mengubah gaya hidup kita.
Ini sangat membuka pikiran saya untuk memperbaiki pengaturan keuangan pribadi maupun usaha saya nantinya. Selama ini gaya hidup saya sewaktu di luar negeri termasuk boros, sering menggunakan uang tidak dengan hemat malah terkesan berlebihan yaitu lebih menuruti keinginan dari pada kebutuhan dalam membeli suatu barang . Yah dari sini saya menyadari bahwa apa yang saya lakukan selama ini adalah salah dan saya ingin memperbaikinya, terutama dalam usaha yang akan saya rencanakan nantinya.
Saya tidak  akan lagi mencampur adukan uang pribadi dengan uang usaha saya, cukup sudah saya mengalami kegagalan dalam usaha sampingan selama bekerja di luar negeri dimana hasilnya sering saya gunakan untuk membeli barang-barang kesukaan seperti tas,baju dll. Akhirnya tanpa saya sadari saya kehabisan modal, ditambah lagi saat itu saya belum tau tentang pentingnya "Cash Flow" dalam suatu usaha .

Terimakasih saya ucapkan kepada bapak dan ibu dosen yang telah memberikan materi ini sehingga saya mengetahui tentang kesalahan apa yang telah saya lakukan di masa lalu, mudah-mudahan dengan ilmu yang saya dapat sekarang saya dapat memperbaiki kesalahan dan memulai usaha dengan lebih baik lagi. Inilah blog JR #6 saya diminggu ke 6 ini, mohon saran dan kritiknya. Terimakasih dan Salam Entrepreneur :) !

Ibarat kegagalan adalah hujan dan kesuksesan adalah matahari maka kita butuh keduanya untuk bisa melihat "pelangi"

Senin, 11 Maret 2013

JR #5 Belajar Menerapkan Budaya 5R

Di minggu ke-5 ini,saya mempelajari hal baru yang sangat berarti yaitu 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat dan Rajin). 5R ini adalah terjemahan dari bahasa Jepang  yang dikenal dengan 5S.
5S ini adalah : - Seiri yang berarti Ringkas
                        - Seiton yang berarti Rapi
                        - Seiso yang berarti Resik
                        - Saiketsu yang berarti Rawat
                        - Shitsuke yang berarti Rajin
Ini adalah budaya kerja Jepang, saya sangat tertarik dan terpesona ketika melihat vidio materi tentang 5R ,sungguh suasana tempat kerja yang ringkas,rapi, resik,terawat dan rajin tentunya akan memberi semangat dan nilai lebih tersendiri.
Apalagi sekarang saya sudah berada di Tanah Air tentu keadaan lingkungan sekitar saya sangatlah jauh berbeda dari beberapa bulan yang lalu ketika saya masih bekerja di luar negeri. Sampah - sampah yang berserakan disana-sini, limbah plastik yang mengotori selokan dan saluran irigasi, tidak adanya kesadaran warga masyarakat pedesaan untuk memisahkan sampah dari yang kertas,plastik maupun organik mereka jadikan satu ditimbun ditanah padahal ini akan mengakibatkan pencemaran tanah.
Setelah saya mempelajari 5R saya mencoba menerapkan di lingkungan tempat tinggal saya sendiri, yang tadinya sering males-malesan sekarang lebih rajin , ternyata hasilnya semangat saya menjadi bertambah dengan keadaan ruumah yang lebih rapi :). Saya juga selalu membersihkan warung saya dan menatanya menjadi lebih dari biasanya . Ada nilai tersendiri yang saya dapat ketika belajar menerapkan 5R ini.
Ya untuk mencoba menyadarkan masyarakat tentang pentingnya kebersihan bukanlah hal yang mudah tetapi saya akan memulai semua dari diri saya sendiri .
Untuk tahap awal saya mengajarkan kepada anak-anak SD yang jajan di warung saya untuk membuang sampah pada tempatnya dan mengajari untuk terbiasa memisahkan jenis sampah dari plastik,kertas dan organic dibuang di tempat sampah yang berbeda, dan hasilnya cukup menggermbirakan sekarang tanpa disuruh mereka sudah mau membuang sampah pada tempatnya sehingga sorenya saya tidak perlu repot-repot untuk membersihkan halaman warung saya yang penuh dengan sampah yang berserakan .



Itulah yang saya dapatkan di minggu ke 5 ini, terimakasih Bapak, Ibu Dosen PER Bach 2 atas materi yang telah diberikan hingga saat ini, dengan keterbatasan jaringan internet yang kadang masih lemot saya terus berusaha mengejar ketinggalan, saya juga harus membagi waktu untuk belajar, dan jualan  di warung sendiri, serta mengurus pekerjaan rumah rasanya kadang saya hampir putus asa menjadi hiu lautan ternyata tak semudah yang dibayangkan, apalagi karena saya belum pernah bekerja di Indonesia sebelumnya dan selama ini terbiasa hidup di luar negeri dengan gaji yang berpuluh kali lipat sungguh saya akui kadang mental saya goyah ingin rasanya kembali ke bekerja di luar negeri, tetapi kemudian saya berpikir jernih saya harus yakin di Indonesia pun saya bisa sukses .


"Berusahalah untuk selalu menuju perubahan yang lebih baik lagi "

Senin, 25 Februari 2013

JR #4 Tentamg Mimpi

Berbicara tentang mimpi,semua orang tentu pernah dan pasti mempunyai sebuah mimpi/impian tentang masa depan :) seperti halnya dengan saya tentunya. Sewaktu saya kecil, saya bermimpi ingin menjadi seorang bidan tetapi karena faktor ekonomi saya malah akhirnya menjadi TKI. Tadinya saya menjalani semua dengan terpaksa tetapi akhirnya saya sadar bekerja harus dengan hati, hingga saya pun bisa dikatakan sukses bekerja diluar negeri walau hanya sebagai TKI. Tetapi saya bangga karena saya bisa membantu perekonomian keluarga,menyekolahkan adik-adik saya dan membantu sanak saudara.

Tadinya saya sudah pasrah dengan keadaan ,bermimpi pun saya tidak berani, tetapi setelah mengikuti pembelajaran Entrepreneur, hingga saya bisa mengikuti pembelajaran PER Batch 2 ini semua telah membuka kembali lembaran mimpiku, untuk saat ini saya tak lagi ingin menjadi seorang bidan tetapi saya ingin menjadi seorang pengusaha memiliki sebuah toko seperti mini market adalah impianku.
Semangat itu semakin menggebu sehingga menguatkan tegad saya untuk segera pulang ke tanah air , membuka lembaran baru memperbaiki dan membangun kembali keluarga kecilku :) .

Tetapi kadang semua apa yang kita inginkan dan impikan tak sepenuhnya segera menjadi kenyataan, menjadi seorang hiu lautan tidak semudah kita membalik telapak tangan, apalagi jika kita sudah terbiasa menjadi hiu kolam/seorang pekerja yang terbiasa tergantung pada gaji pada setiap bulannya.
Mungkin juga karena kurangnya persiapan dan perencanaan yang matang serta tidak adanya survei yang benar tentang keadaan di daerahku , juga tidak adanya keterus terangan tentang kondisi rumah, hutang piutang dan lain-lain dari pihak keluarga dan orang tua karena keinginan mereka hanya menyuruh saya untuk segera pulang. Mungkin benar juga seandainya mereka tidak menutupi semua dan saya tau keadaan di rumah saya pasti masih bertahan menjadi TKI di luar negeri. Belum lagi ditambah dengan musibah yang datang bertubi-tubi ayah dan ibu sakit. Alhamdullillah ayah saya  sudah sembuh, tetapi ibu tiri saya masih harus cuci darah setiap minggunya karena penyakit diabetes yang sudah sangat parah dan komplikasi dengan berbagai penyakit lainnya.

Di pembelajaran minggu ke 4 ini, saya tidak bisa konsentrasi penuh mengikuti pelajaran, aku bingung dan stres apa yang harus aku lakukan ?. Dana yang saya persiapkan untuk membuka toko sesuai rencana akhirnya terus berkurang sedikit demi sedikit, hingga jatuh pada titik minimum dan saya pun tidak bisa memperbaiki kondisi rumah dan toko yang sudah tidak layak huni, saat itu saya benar-benar putus asa ingin saya kembali ke luar negeri menelpon bos saya yang mungkin masih bisa menerima saya seperti janjinya ketika saya berpamitan pulang "kapanpun kami masih bisa menerima kamu kembali jika kamu masih mau bekerja di Hongkong". Tetapi saya mencoba merenung dan berpikir jernih kembali, saya ingin bangkit dan tetap bisa komitment bahwa saya pun bisa sukses di Indonesia tidak harus kembali bekerja keluar negeri.

Sayapun mulai membaca dan mempelajari materi minggu ke 4 - Cermat Biaya. Dimana didalamnya mempelajari tentang "Bootstrap". Bootstrap adalah : suatu cara mengumpulkan modal untuk memenuhi usaha,biasanya berasal dari kantong sendiri,saudara atau teman. Dengan kata lain bootstrap adalah : bagaimana kita menggunakan akal kita untuk mendapatkan apa yang kita inginkan dengan langkah-langkah yang kreatif dan inovatif dan menghemat biaya.
Setelah saya membaca materi ini saya mulai berpikir memutar otak saya, selama ini ayah tergantung dengan kiriman gaji dari saya, tetapi sekarang saya tidak bekerja lagi, sementara ibu sakit dan tidaklah mungkin saya tinggal diam, tetapi juga tidak mungkin saya terus menerus menguras tabungan saya, akhirnya kutemukan sebuah ide. Karena tidak cukup untuk memperbaiki ruko dan kalaupun saya paksakan untuk memperbaikinya saya akan kekurangan modal untuk membeli barang dagangan nantinya dan tidak mau berhutang, selain itu saya pun belum yakin dengan pasar yang ada sekarang. Untuk itu saya alihkan sebagian dana yang ada untuk investasi tanah, saya membeli sebuah area lahan persawahan tidak begitu luas hanya 125 ubin, dengan harga Rp 130.000.000,- . Dan sawah itu saya percayakan kepada ayah untuk merawatnya dengan sistem bagi hasil. Dengan demikian ayah saya memiliki pekerjaan tetap dan mendapatkan penghasilan sendiri jadi tidak lagi bergantung sepenuhnya pada saya. Sayapun memiliki penghasilan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan mulai menabung sedikit-demi sedikit lagi untuk menambah modal membuat toko yang saya impikan.

Dan untuk kegiatan saya sekarang dengan teori efektuasi, dan melihat pasar yang ada untuk sementara saya membuka usaha kecil-kecilan, ya mungkin kelihatan sangat sederhana karena terbentur faktor sisa dana yang ada. Saya membuka sebuah warung SJ (Spesial Jajanan) pasar utama adalah anak-anak SD di dekat rumah saya,setiap harinya saya bisa mendapatkan Rp 100.000,- sampai Rp 150.000,- dari anak SD yang jajan rata-rata Rp 1.000,- samapi Rp 2.000,- setiap harinya.
Selain itu untuk inovasi yang saya lakukan juga dengan menerima pesanan snack untuk ibu-ibu arisan/pengajian di desa, menyediakan nasi rames dan soto ayam . Selain itu juga membuka usaha cucian motor dan mobil yang di kelola oleh suami saya.

Itulah sekilas tentang impian saya,walau belum terwujud saya akan terus berusaha mewujudkannya. Mungkin terkesan agak curhat, tetapi saya menulis ini juga untuk pelajaran teman-teman saya yang masih di luar negeri persiapkan sebaik mungkin segala sesuatunya sebelum pulang ke Tanah Air, manfaatkan waktu dan kesempatan yang ada untuk membawa bekal modal dan ilmu untuk bisa menjadi hiu lauatan yang sanggup menerjang badai dan tantangan ;) . Salam Entrepreneur.... ^.^ ! .




Inilah foto-foto dari warung dan cucian motor usaha saya dan suami


Dan inilah sebuah bait motivasi yang memberi semangat kepada saya :

Teruslah bergerak, hingga keletihan itu lelah mengikutimu
Teruslah berlari, hingga kebosanan itu bosan mengejarmu
Teruslah berjalan, hingga keletihan itu letih bersamamu
Teruslah bertahan, hingga kefuturan itu futur menyertaimu
Hamba Allah tidak akan berhenti di persimpangan
Hanya ketika bertemu dengan-Nyalah, waktu-waktu untuk istirahat



Terimakasih untuk semuanya yang telah membaca blog saya ini semoga bermanfaat, ditunggu kritik dan sarannya. Terimakasih.

Senin, 04 Februari 2013

JR #3 Lokasi Itu Penting

Di minggu ke 3 ini, dalam PER Batch 2 kita mempelajari tentang "Pentingnya Pemilihan Lokasi Bisnis Ritel". Ini adalah pembelajaran baru bagi saya, selama ini saya benar tidak tau kalau lokasi ternyata sangat penting dan besar pengaruhnya dalam usaha bisnis ritel . Selama ini yang saya pikirkan adalah saya harus punya modal banyak kalau saya mau memulai bisnis sebagai bekal nanti setelah di Indonesia, tetapi setelah belajar di PER Batch 2 ini mata saya terbuka, pengetahuan tentang ritel semakin bertambah benar saya merasa senang sekali berkesempatan untuk bisa belajar dan memperdalam ilmu Entrepreneur disini. Thank you bapak dan ibu dosen atas bimbingannya :) !

Faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam memilih lokasi toko :

1. Dekat dengan market
2. Gampang terlihat (viewable) : lokasi yang strategis dan gampang dilihat akan mempermudah menarik customer dan meminimalisir biaya promosi
3. Traffic : arus lalu lalang orang/kendaraan
4. Akses : arus lalu lintas 1 arah/2arah, apakah letak tokonya pada sisi orang pulang/berangkat beraktifitas.
5. Sharing area/monopoli area : untuk sharing area,berarti harus siap bersaing dengan toko sejenis/kometitor tetapi keuntungannya kita masuk pada area yang sudah  pasti marketnya.
Sedangkan untuk monopoli area,berarti kita harus mengeluarkan biaya ektra untuk promosi tetapi keuntungannya kita akan lebih leluasa karena tidak ada kompetitor.
6. Biaya sewa : untuk lokasi yang strategis otomatis harganya lebih mahal.
7. Legalitas
8. Lingkungan sekitar : apakah toko yang akan kita dirikan mendukung dengan lingkungan sekitar seperti untuk distro,lebih cocok dideretan usaha warnet,game,cofe dan tidak cocok dideretan bengkel,toko bangunan dll.

Ini foto usaha ritel yang saya impikan :)

Selain itu kita juga mempeljari " Analisis SWOT" yang merupakan tugas di minggu ke 3 ini.

Lokasi Rumahku Berkah Buat Ritelku


Lokasi menjadi sebuah hal yang sangat berperan besar pada sebuah rencana bisnis. Dari lokasi pun kadang menimbulkan ide-ide baru untuk memulai usaha,dalam dunia usaha memang ga ada kata baku seseorang harus memulai dari ini dan itu untuk berhasil. Sebuah bisnis yang kita impikan tidak serta merta harus selalu langsung terwujud  perlu sebuah lompatan atau batu pijakan untuk menggapai usaha yang akan kita capai. Saya  mempunya impian dan ide sebuah toko untuk memajang hasil kerajinan tangan sendiri (handmade ) . Ketrampilan itu saya dapatkan sewaktu saya bekerja di Hongkong . Saya memang sangat menyukai hal-hal yang berbau kerajinan tangan . Entah mengapa sejak kecil saya menyukai hal-hal yang unik-unik ,saya berpikir bagaimana cara membuatnya dan sangat kagum dengan hasil kerajinan tangan apapun itu. Tidak jarang  setiap kali saya mampir ke sebuah toko kerajinan tangan saya betah untuk berlama-lama disitu dan terkadang sampai lupa waktu . Namun ketika saya pulang ke Tanah Air, tepatnya tinggal di desa, tempat dimana  ingin memulai usaha yang saya impikan . ternyata untuk memulai usaha handmade sepertinya perlu pijakan dulu untuk mempersiapkan semua itu. setelah saya mempelajari teori  efektuasi,sayapun memutuskan untuk  sementara akan memanfaatkan lokasi  yang sudah ada untuk usaha jajanan.

Memang ini keluar dari sebuah kotak dari beberapa orang-orang yang telah sukses pada dunia usaha dimana ketika kita menginginkan sesuatu itu kita harus fokus satu ide untuk usaha yang kita impikan, jangan bermacam-macam usaha. Tetapi ketika saya melihat lokasi yang ada disekitar, sayapun berpikir untuk usaha yang memang pas di lokasi yang saya tempati. Lokasi yang saya tempati ini dekat dengan sebuah sekolah dasar dan persis ditengah-tengah desa yang dekat dengan kantor kelurahan ,masjid dan lapangan bola. Dan letaknya pun cukup strategis ditepi jalan raya yang menghubungkan antar desa dan jalur menuju kota kecamatan, juga lokasinya terletak di bagian tengah desa sehingga mudah dijangkau dari banyak arah dari blok-blok perumahan yang ada dan diapit oleh Kantor Administrasi desa  dan Sekolah Dasar ini dapat memberi  peluang pasar yang baik.

Lokasi yang yang seperti ini untuk usaha handmade memang ada peluang,tetapi untuk usaha ini perlu disiapkan segala sesuatunya lebih matang seperti melatih karyawan untuk membantu membuat tas handmade yang ingin aku pasarkan karena tanpa karyawan atau seseorang yang bisa membantu untuk bisa membuat tas kerajinan dari tali aku akan kerepotan untuk memenuhi permintaan pasar. Dan rencananya untuk memanfaatkan pasar yang ada sekarang saya akan memulai usaha dengan membuka “Warung SJ (Spesial Jajanan)” yang akan saya dirikan di sebelah selatan halaman rumah menghadap ke Utara dan Jalan raya . Kemudian karena letaknya strategis banyak dilalui kendaraan bermotor saya akan membuka usaha jasa “Cucian Motor”. Dan untuk bagian tengah (bekas toko kelontongan) rencananya saya akan merenovasinya menjadi toko kebutuhan sehari-hari berbentuk seperti mini market dan sebelahnya saya akan buka Distro untuk fashion dan handmade. Namun karena keterbatasan dana saya akan mengawali dengan  Warung SJ dan Cucian Motor terlebih dahulu sembari menularkan ilmu membuat tas handmade kepada saudara/tetangga yang masih menganggur yang nantinya akan saya rekrut untuk bekerja sama dalam membuat tas handmade saya. Baru setelah cukup modal saya akan membuka Distro hand made dan Mini marketnya.Sehingga pada saat itu saya sudah memiliki pelanggan dan pasif income dari usaha yang telah berjalan, dan hal ini akan mempermudah dalam hal promosi ke pasar. Itulah rencana usaha yang ingin saya dirikan .

Menurut  analisis SWOT dari lokasi yang saya miliki saat ini adalah :



Internal Origin :





Ø  Weaknesses/kelemahannya :kalau hanya mengandalkan pasar anak SD maka usahanya kurang berkembang dengan pesat, di lokasi pedesaan harus siap apabila banyak konsumen yang berhutang dulu, harus pandai berinovasi untuk membuat masakan yang bisa diterima oleh masyarakat sekitar.
External Origin :
Ø  Opportunities/peluangnya : lokasi ini bersebelahan dengan Sekolah Dasar sehingga cukup produktif untuk membuka usaha warung jajanan seperti yang saya rencanakan, dan untuk mengembangkan usaha maka membuat inovasi baru dengan tidak hanya mengandalkan pasar hanya anak SD dengan menyediakan menu nasi rames dan sayur matang untuk masyarakat sekitar dan pendatang yang mampir .
Ø Threats/ancamannya : sudah ada beberapa usaha yang sejenis sehingga harus siap bersaing dengan kompetitor di pasar yang sudah ada, belum begitu pandai dalam memasak berbagai menu yang akan disajikan, masih harus banyak survei pasar apa yang di inginkan dan disukai masyarakat sekitar untuk menu makanan yang akan disediakan.
Ø Dan cara mengatasinya kekurangannya/kelemahannya : dengan menyiapkan uang cadangan untuk  keperluan usaha  serta bisa  tegas menyetop jatah utangan dalam jumlah tertentu sehingga kita tidak akan rugi bahkan bangkrut karena kekurangan modal ,membuat inovasi baru dengan menyediakan makanan lain di warung jajanan seperti nasi rames, harus banyak belajar untuk bisa menyediakan makanan yang lebih menarik konsumen.
 
S : Strengths (kekuatan )
W : Weaknesses (kelemahan)
O : Opportunities (kesempatan)
T : Threats (ancaman)

SWOT adalah : metode perencanaan strategis yang digunakan untuk mengevaluasi kekuatan,kelemahan,peluang dan ancaman.

Dan inilah foto-foto dari Analisis SWOT atas lokasi calon usaha saya nantinya :


Demikian yang telah saya pelajari semoga bermanfaat,terimakasih untuk semua yang telah membaca blog saya ini, ditunggu saran dan kritiknya :). Salam Entrepreneur !

Jumat, 25 Januari 2013

Eksplorasi

Untuk minggu pertama kelas PER Batch 2 selain mempelajari materi "Pengantar Entrepreneur " juga melakukan tugas lapangan yaitu : mengadakan eksplorasi mengamati usaha ritel terutama pertokoan yang terdapat di mall . Dan inilah hasil dari eksplorasiku :)


Laporan Tugas Minggu 1 – Pengantar ke Bisnis Ritel

Ø   1.  Inilah hasil dari eksplorasi yang telah saya lakukan

Minggu kemarin  saya pergi jalan-jalan ke Yogyakarta karena pas kebetulan  ada tugas mengadakan eksplorasi maka saya sempatkan untuk mengunjungi salah satu pusat perbelanjaan atau mall yang cukup bergengsi yaitu : PLAZA AMBARRUKMO .

Plaza Ambarrukmo adalah pusat perbelanjaan terbesar di Yogyakarta dengan luas bangunan 120.000 m2 [1] yang didirikan pada tahun 2006. Mall ini terdiri dari 7 lantai dengan penyewa-penyewa jangkar di antaranya Carrefour, Centro, Gramedia, Cineplex 21, Optik Seis, Nike, Giordano dan Guess.


Plaza Ambarrukmo setiap hari dipadati pengunjung baik mereka yang memang ingin berbelanja,nonton,menikmati berbagai menu makanan yang beraneka ragam yang ada di beerapa restoran maupun stall food yang ada,atau hanya sekedar  jalan-jalan menikmati waktu luang bersama keluarga,teman dan sahabat Plaza Ambarrukmo adalah tempat yang cocok untuk itu J.

Ketika Anda masuk ke  plaza ini melalui pintu utama ,aka nada pameran yg terletak di tengah lantai dasar  plaza. Disitu akan kita lihat beberapa stall produk beraneka macam baju batik,  berbagi kerajinan etik, berbagai macam produk batik dari kain,baju,tas, karpet cantik,tempat tidur,lemari ,meja rias  dari kayu dengan seni ukiran yang menarik dan aksesoris lainnya. Dan lebih dari 50% produk yang ada adalah fassion  ,terutama hasil dari hand made J.
Dan dari hasil pengamatan saya tempat yang paling banyak didatangi pengunjung adalah pameran ini dan food store.



Ada beberapa toko yang banyak pengunjungnya salah satunya  yaitu toko aksesoris anak muda yang menjual cosmetic,jepit rambut,bando,dan pernak –pernik lainnya,tas,dompet ,gantungan hp dll.Toko ini lebih banyak dikunjungi karena anak muda sekarang lebih cenderung memilih aksesoris dari perak,imitasi yg lebih murah dan modelnya beragam juga menjadi trend saat ini. Toko  ini  juga banyak diminati remaja yang datang berkunjung karena  jenis produk yg lebih banyak dan berfariasi,model yang unik,dan harga terjangkau untuk ukuran anak muda/kalangan pelajar ,selain itu display ,interior  penataan cahaya yang bagus,serta warna-warna yang cerah lebih menarik dari toko yang lain serta pelayanan yang ramah dan memuaskan pelanggan menjadi nilai tambah tersendiri. Dan sayapun merasa betah berlama-lama disini J.


 

Sementara untuk toko ke 2  ini lebih sepi pengunjung walaupun jenis tokonya sama dari toko yang pertama,dan menjual produk yang sama tetapi terlihat kurang diminati pengunjung yang datang terbukti mereka tidak betah berlama-lama disana,dan dari pengamatan saya sedikit sekali pengunjung yang mengambil barang dagangan dan membawanya ke kasir J. Toko ini lebih sepi  karena letak dari toko ini jauh dari pintu masuk utama walau tempatnya lebih besar dan produknya juga banyak dan beragam namun memiliki kekurangan yaitu display,interior penataan cahaya kurang bagus sehingga toko ini keliatan gelap,kurang mernarik karena warnanya juga tidak secerah toko yang pertama. Dan dilihat dari harga produknya lebih sedikit mahal.
Ø  2.  Mengapa convenience store yang menjual dengan harga lebih mahal bisa tetap diminati pelanggan?
Jawabannya : karena convenience store menjual hanya lini terbatas dari berbagai produk kebutuhan sehari-hari yang mempunyai relative tingggi. Dan konsumen dapat membeli dengan cepat tanpa harus mengeluarkan upaya yang besar dalam mencari produk-produk yang diinginkan.
Ø  3.  Menurut Anda apa yang paling penting dalam mengelola usaha toko ?
Jawabannya : Yang paling penting adalah kita harus memperhatikan dengan baik komponen dasar toko seperti promosi,jenis produk,perhitungan harga,display,interior penataan cahaya,dan ide-ide kreatif dan inovatif yang memberikan nilai tambah. Selain komponen dasar toko wajib dipenuhi dan dimiliki dengan baik kita juga harus memiliki tempat/lokasi toko yang bagus/stategis, memiliki management keuangan yang baik yaitu dapat memisahkan dan mengelola dengan baik keuangan pribadi dan keuangan usaha toko, dan yang tidak kalah penting lagi adalah pelayanan yang ramah dan sopan kepada pelanggan (good customer service) juga  menarik dan memberi kesan baik kepada konsumen .
Ø  4.  Jika Anda memulai usaha ritel, apa yang menjadi penghambat terbesarnya? Apa rencana
     Anda untuk mengatasi hambatan tersebut?
v  Jawabannya : menentukan jenis usaha ritel apa yang akan saya geluti nantinya,,,,?
Kenapa karena sekarang begitu banyak jenis usaha yang telah berdiri dan begitu banyak inovasi baru yang telah bermunculan .
Dan untuk mengatasi hambatan itu : kita harus mencari peluang disela-selanya yang pastinya memerlukan analisis terlebih dahulu sehingga kita akan punya usaha yang benar-benar pas untuk pasar serta bisa bersaing dengan usaha-usaha yang sudah berjalan terlebih dahulu.
v  Hambatan yang penting yang lain yaitu : keuletan dalam berusaha dan manajemen ,baik manajemen keuangan maupun manajemen sumberdaya manusia.
Keuletan menjadi hambatan dikarena kan sebuah usaha awal biasanya tidak langsung bagus karena target pasar belum mengenal ritel kita atau juga konsumen baru melihat /sekedar mencoba datang keritel kita disitu timbul kejenenuhan yang luar biasa .
           
Dan  untuk mengatasi hambatan ini yaitu : sangat diperlukan keuletan dan kesabaran dalam menunggu konsumen.
Manajemen keuangan menjadi hambatan karena sering kali sebuah usaha tidak bisa membedakan mana uang pribadi dan mana uang usaha di situ di perlukan ketelitian dan kejelian dalam memanage keuangan .
Manajemen sumber daya manusia sering kali menjadi hambatan karena tidak di pungkiri untuk mencari karyawan yang jujur itu susah sehingga harus mempunyai system yang bagus untuk mengelolannya sekaligus membuat regenerasi dan kesinambungan untuk sumber daya manusia itu sendiri .