Selasa, 12 Maret 2013

JR #6 Pentingnya Cash Flow Dalam Usaha Ritel

Memasuki minggu ke-6 ini, saya mempelajari tentang "Cash Flow atau Arus kas, Belajar akuntasi dasar memahami debit dan kredit, Buku besar, dan Laporan laba rugi ". Ini memberi arti tersendiri pada diri saya, karena terus terang saya sangat kurang dalam hal akuntasi, sa'at saya masih duduk di bangku SMU kls 1 dan 2 pelajaran yang paling membuat saya setres adalah akuntasi .
Minggu ke 6 ini saya tidak bisa konsentrasi karena kondisi badan yang lemah, sempat beberapa hari tergeletak lemah dengan kondisi badan yang kurang fit, awalnya saya tidak tau kenapa tetapi setelah saya periksa ternyata saya akan menjadi seorang ibu :) . Ini memberikan kebahagiaan tersendiri tentunya karena ini adalah hal yang pertama bagi saya, akan tetapi dengan kondisi badan yang lemah cukup membuat saya keteteran untuk membagi waktu dan berkonsentrasi dalam mempelajari materi serta mengerjakan tugas esai,quiz dan membuat jurnal refleksi untuk setiap minggunya. Alhasil semuapun jadi tertinggal, jadi mohon ma'af kepada bapak Dosen kalau akhir-akhir ini saya sering tidak aktif dalam diskusi maupun yang lain, tetapi saya akan tetap berusaha untuk tidak menyerah mengikuti pembelajaran ini dan berusaha mengerjakan tugas tepat pada batas waktu yang telah ditentukan :) . Terimakasih atas toleransinya .

Pengelolaan Arus kas (Cash Flow) sangat diperlukan dalam usaha ritel untuk mengetahui perputaran uang yang masuk dan keluar serta untuk menghindari terjadinya "kas kosong" tiba-tiba tanpa kita sadari. Disini saya juga belajar mengenai teori TUWAGAPATMA = wakTU,WAng,tenaGA secara tePAT dan heMAt dalam mengelola usaha ritel. Selain itu juga menerapkan teori "Strategi Istri Teladan" dimana kita harus bisa mengelola belanja bulanan yaitu : tidak boleh terjadi antara pendapatan = pengeluaran, kita juga harus bisa menabung,dan mengubah gaya hidup kita.
Ini sangat membuka pikiran saya untuk memperbaiki pengaturan keuangan pribadi maupun usaha saya nantinya. Selama ini gaya hidup saya sewaktu di luar negeri termasuk boros, sering menggunakan uang tidak dengan hemat malah terkesan berlebihan yaitu lebih menuruti keinginan dari pada kebutuhan dalam membeli suatu barang . Yah dari sini saya menyadari bahwa apa yang saya lakukan selama ini adalah salah dan saya ingin memperbaikinya, terutama dalam usaha yang akan saya rencanakan nantinya.
Saya tidak  akan lagi mencampur adukan uang pribadi dengan uang usaha saya, cukup sudah saya mengalami kegagalan dalam usaha sampingan selama bekerja di luar negeri dimana hasilnya sering saya gunakan untuk membeli barang-barang kesukaan seperti tas,baju dll. Akhirnya tanpa saya sadari saya kehabisan modal, ditambah lagi saat itu saya belum tau tentang pentingnya "Cash Flow" dalam suatu usaha .

Terimakasih saya ucapkan kepada bapak dan ibu dosen yang telah memberikan materi ini sehingga saya mengetahui tentang kesalahan apa yang telah saya lakukan di masa lalu, mudah-mudahan dengan ilmu yang saya dapat sekarang saya dapat memperbaiki kesalahan dan memulai usaha dengan lebih baik lagi. Inilah blog JR #6 saya diminggu ke 6 ini, mohon saran dan kritiknya. Terimakasih dan Salam Entrepreneur :) !

Ibarat kegagalan adalah hujan dan kesuksesan adalah matahari maka kita butuh keduanya untuk bisa melihat "pelangi"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar