Jumat, 15 Maret 2013

JR #7 Inventori

Minggu ke 7 pembelajaran PER Bach 2 ini, kami mempelajari tentang "Persediaan". Dilihat dari temanya dapat kita tebak materinya mengenai inventori (kulakan barang) dalam bisnis ritel .
Minggu ke 7 ini, aku mencoba untuk menyemangatkan diri untuk lebih baik lagi dari minggu- minggu sebelumnya . Aku tak ingin menjadi pemalas, walau kemarin-kemarin sempet drop karena kondisi badan yang kurang fit tapi aku tak ingin terus menuruti keadaan . Semangat ini harus tetap aku pupuk, jadi inget nasehat mba Sari Gunkid yang wanti-wanti "Nina nanti kalau di Indonesia jangan sampai kendor ya semangat belajarnya" ;) . Dan memang banyak sekali kendala, dan kondisi yang kadang kurang mendukung . Terimakasih Bpk Nur Agustinus setelah membaca postingan bapak terus terang hati saya tergugah dan malu juga pada diri sendiri kebiasaan mengulur waktu samapai batas akhir adalah kebiasaan yang tidak baik dan kalau dibiarkan sangat berakibat fatal untuk diri saya sendiri .

Di minggu ke 7 ini kita dikenalkan dengan "kartu stock sebagai dokumen kendali persediaan" .
Prinsip kartu stock adalah : pergerakan transaksi keluar masuk satu item yang mengidentifikasi tipe transaksi (masuk dari supplier, masuk dari retur outlet, keluar ke outlet, keluar disposal/rusak, keluar untuk pemakaian tertentu dll. lengkap dengan jam transaksi , jumlah barang, keterangan tujuan/ asal barang) . Kartu stock juga mencegah permainan oknum gudang.

First Expired First Out (FEFO) yang berarti : entri pertama harus menjadi pertama kalinya dan menjadi prioritas keluar.
Dalam teori tentang perdagangan jangka aliran produk yang digunakan adalah FEFO dan LIFO.
LIFO berarti : barang yang terakhir kali masuk dan pertama kali keluar. Dalam hal ini yang banyak digunakan adalah FEFO.

Perencanaan Inventori (kulakan barang) merupakan komponen ke-2 dalam strategi baruan ritel.
Beberapa faktor yang perlu diperhatikan adalah :
  1. Prediksi penjualan produk.
          Ada 2 kata gori produk yang perlu diperhatikan oleh peritel adalah
  •  Fast moving product : barang yang memiliki perputaran cepat karena banyak  permintaan    dari konsumen .
  • Slow moving product : barang yang memiliki perputaran lambat / kurang laku.
     2.   Merek dan kualitas produk
     3.   Kombinasi produk
     4.   Waktu pemesanan produk
     5.   Tren pasar dan tren produk
Saya mencoba menerapkan dalam usaha warung jajanan saya sekarang, saya selalu berusaha untuk selalu memiliki persediaan yang cukup untuk jenis jajanan yang banyak diminta oleh konsumen (fast moving product) . Tetapi juga berusaha untuk tetap memperhatikan jenis jajanan lain untuk memperlengkap barang dagangan saya. Karena dilihat dari pengamatan selama ini tidak selamanya jenis jajanan "x" selalu menjadi fast moving product kadang konsumen juga menginginkan jenis jajanan baru karena mungkin faktor bosan dan ingin mencoba jenis jajanan baru ;)
Inilah Jurnal Refleksi diminggu ke 7 yang saya tulis, terimakasih kepada semua yang telah meluangkan waktunya untuk membaca catatan saya . Ditunggu saran dan kritiknya, Salam Entrepreneur :)









2 komentar:

  1. mbak mau nanya ..
    kalo buku yg menceritakan tentang fefo apaya mbak dan siapa pengaranngny..
    soalnya saya butuh banget buku itu... tpi saya tdk tau judul buku n pengarangny...
    mohon bantuanya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sebelumnya saya ucapkan terimakasih karena telah mampir ke blog saya :). Tetapi maaf ya saya menulis ini sumbernya tidak dari buku tapi dari materi yang saya pelajari dalam pembelajaran PER Batch 2 ini. Dan mungkin dengan saya berbagi ini dapat sedikit membantu apa yang Anda butuhkan, silahkan klik link dibawah ini. Terimakasih

      http://warehousebuildings.blogspot.com/2012/03/first-expired-first-out-fefo-in.html

      Hapus